“Sinergi KPPN Bitung – KPP Pratama Bitung dan KPP Bea Cukai Bitung Dalam Rangka Memacu Percepatan Implementasi MPN G2”

Masyarakat sekarang ini dimanjakan dengan berbagai kemudahan sebagai dampak kemajuan IT. Banyak transaksi yang bisa dilakukan secara online via internet mulai dari membayar tagihan listrik, telepon, air, membeli tiket kereta api, pesawat sampai belanja keperluan sehari-hari via internet.

 

 

Saat ini setor pajak pun bisa dilakukan dengan cara lebih mudah praktis dan feksibel. Bayar Pajak dan PNBP bisa melalui ATM, internet banking maupun EDC seperti pembayaran tiket pesawat. Kalau pun harus melalui teller Bank atau Pos prosesnya tidak serumit menyetor pajak secara konvensional karena cukup menunjukkan kode “Billing” kepada teller tanpa perlu membawa Surat Setoran. Sistem baru ini dikenal dengan Billing System atau MPN G2 (Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua).

 

Ini adalah salah satu upaya nyata dari Kementerian Keuangan dengan membangun sistem pembayaran modern secara elektronik yang diharapkan dapat membantu para wajib pajak, wajib setor, wajib bayar dan bendahara pemerintah Pusat dan Daerah dalam melakukan kewajiban penyetoran pajak maupun PNBP. Sistem ini sangat fleksibel karena tidak dibatasi jam buka loket Bank/Pos , penyetor bisa mengakses ATM maupun internet banking 24 jam dan 7 hari penuh.

 

Data yang dihimpun dari KPPN Bitung, jumlah setoran pajak dan PNBP sejak awal Januari sampai tanggal 25 Mei 2015 telah terkumpul sebesar Rp 135,73 milyar, namun 83,59%               (Rp 113,45 milyar) masih disetor dengan cara konvensional, dan hanya 16,41% (Rp 22,28 milyar) yang menggunakan Billing System (MPN G2). Kita harapkan mulai bulan Juni 2015 nanti para wajib pajak dan bendahara dapat memanfaatkan fasilitas kemudahan penyetoran secara elektronik. Sistem ini lebih menjamin keakuratan data setoran dan mengeliminasi kesalahan input data yang selama ini sering terjadi. Disamping itu, uang setoran juga lebih cepat masuk ke Rekening Kas Negara di Bank Indonesia Pusat karena tidak perlu melalui rekening antara di Bank Indonesia Manado.

 

Melalui Sosialisasi Bersama yang diselenggarakan KPPN Bitung – KPP Pratama Bitung dan KPP Bea dan Cukai Bitung pada tanggal 27 Mei 2015 bertempat di Aula KPP Pratama Bitung kami ingin mengajak masyarakat luas terutama para wajib pajak, bendahara pemerintah Pusat dan Daerah untuk beralih ke Billing System sehingga diharapkan pada akhir tahun 2015 semua penyetoran penerimaan negara sudah menggunakan MPN G2. Demikian Eko Permono Adi, Kepala KPPN Bitung dalam paparannya dihadapan sekitar 200 undangan wajib pajak terbesar mitra KPP Pratama Bitung dan KPP Bea dan Cukai Bitung serta para Bendahara Instansi Pusat dan Daerah di wilayah Kota Bitung, Kab. Minahasa Utara dan Kab. Kepulauan Talaud.

 

Acara Sosialisasi yang dibuka secara resmi oleh Irwan Ritonga Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulut dan dihadiri pula para Pimpinan Bank/Kantor Pos di Bitung ini juga dimaksudkan untuk mensosialisasikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 91/PMK.03/2015 tentang Pengurangan dan Penghapusan Sanksi Administrasi atas Keterlambatan Penyampaian SPT, Pembetulan SPT dan Keterlambatan Pembayaran atau Penyetoran Pajak. Kepala KPP Pratama Bitung, Simon Petrus Siwi mengharapkan kepada wajib pajak untuk memanfaatkan fasilitas khusus ini karena tahun 2015 telah ditetapkan sebagai tahun pembinaan. Sedangkan Kepala KPP Bea dan Cukai Bitung Fitra Krisdianto berkesempatan menyampaikan paparan terkait ekspor impor dengan topik Larangan dan Pembatasan INSW (Indonesia National Single Window).

 

 

Upaya mendorong percepatan implementasi MPNG2 tidak hanya dilakukan melalui kegiatan sosialisasi bersama, namun juga dilakukan beberapa kegiatan lain seperti :

 

1.    Publikasi, dengan pemasangan spanduk di tempat-tempat strategis seperti Bank/Pos Persepsi, KPP Pratama, KPP Bea Cukai dan Pemda Kota Bitung, Kab. Minahasa Utara

 

 

 

 

 

2.    Membuat Konter Layanan MPN G2 di Ruang FO KPPN Bitung, KPP Pratama Bitung, di FO/CSO Bank Persepsi (BRI, BNI, Mandiri, Bank Sulut), serta di Kantor BPKBMD Kota Bitung dan Kab. Minahasa Utara

 

 

 

 

3.    Publikasi dan edukasi masyarakat melalui pembuatan brosur dan Buku Panduan Praktis MPN G2 yang disebarluaskan kepada para bendahara instansi Pusat dan Daerah, wajib pajak, wajib setor dan wajib bayar mitra KPP Pratama Bitung dan KPP Bea dan Cukai Bitung.

 

 

Pin It

Cetak Email