“Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Optimalisasi Penyerapan Anggaran dan Penyampaian LPJ Bendahara ”

Bitung, Rabu 27 April 2016

Realisasi penyerapan anggaran satuan kerja mitra KPPN Bitung sampai dengan Minggu ke-3 bulan Mei 2016 secara rata-rata telah mencapai 21,25% dari Total Pagu DIPA TA 2016 dengan komposisi realisasi tertinggi dicapai Belanja Pegawai sebesar 29,99%,kemudian  Belanja Barang mencapai 17,35%, Belanja Modal tercapai 16,55% dan Belanja Bansos capaiannya terendah sebesar 11,54%. Capaian ini jelas lebih baik dan lebih tinggi dari capaian pada tahun 2015 pada periode yang sama.

 

 

Namun bila dilihat satu-persatu ternyata masih ada beberapa satker yang belum melaksanakan pencairan anggaran ke KPPN sampai dengan bulan April 2016 ini (Nihil). Dan banyak pula satker yang serapan anggaran di bawah 10% dari Total Pagu DIPA Satker ybs.

Di samping masalah klasik rendahnya penyerapan anggaran yang selalu berulang dari tahun ke tahun, terdapat pula permasalahan dalam perencanaan kas, dimana masih banyak satker yang belum memahami arti pentingnya penyampaian RPD untuk pengajuan SPM dengan nilai Rp 200 juta ke atas.

Masih banyak satker yang mengajukan SPM tanpa RPD atau telah menyampaian RPD bulanan dan mingguan namun belum mentaati ketepatan waktu pengajuan SPM-nya. Hal ini berdampak pada rendahnya tingkat capaian IKU Perencanaan Kas periode Triwulan I tahun 2016.

Masalah lain yang masih menonjol di triwulan I tahun ini adalah tingkat kepatuhan Bendahara Satker yang masih rendah dalam memenuhi kewajibannya menyampaikan LPJ Bendahara kepada KPPN paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.

 

Berangkat dari beberapa temuan permasalahan tersebut di atas,  KPPN Bitung menggagas suatu kegiatan lintas-seksi yang bertujuan untuk menoptimalkan penyerapan anggaran di triwulan II dan meningkatkan performa Bendahara Satker dalam menyampaikan LPJ Bendahara secara tepat waktu dan akurat dalam forum “Sosialisasi/Bimtek Optimalisasi Penyerapan Anggaran dan Penyampaian LPJ Bendahara Satuan Kerja mitra KPPN Bitung” pada hari Rabu tanggal 27 April 2016 bertempat di Aula Lantai II Gedung KPPN Bitung, dengan mengundang seluruh Bendahara Satker atau Pejabat Pengelola Keuangan untuk mengikuti kegiatan tersebut dari pukul 08.30 sampai dengan 13.00 WITA.

 

Bertindak selaku narasumber materi Penyerapan Anggaran dan RPD adalah Bapak Sri Wahyudi, Kepala Seksi PDMS dibantu oleh Sdr. Yani Elton Rambi, staf Seksi PDMS sekaligus Penyuluh Perbendaharaan di Bidang Pelaksanaan Anggaran. Pada sesi ini diberikan pemahaman tentang pentingnya perencanaan anggaran yang akurat dalam pelaksanaan anggaran baik dalam merencanakan jadwal kegiatan maupun merencanakan pencairan anggaran (RPD) ke KPPN sesuai PMK No.277PMK.05/2014 tentang Rencana Penarikan Dana, Rencana Penerimaan Dana dan Perencanaan Kas.

 

Pada sesi berikutnya, Kepala Seksi Bank Bapak Subagyo yang dibantu oleh Sdr. Bart Orlando Tampomalu, staf Seksi Bank berkesempatan membawakan materi Pelaporan Rekening Satuan Kerja sesuai PMK No. 252/PMK.05/2014 tentang Rekening Milik K/L/Satker.  Pemberian materi ini dilandasi oleh masih banyaknya Bendahara Satker yang belum mematuhi kewajiban pelaporan saldo rekening bendahara setiap awal bulan berikutnya, dan masih terdapat kesalahan dalam pembuatan laporan dimaksud.

 

Pada sesi terakhir disajikan materi Penyusunan dan Penyampaian LPJ Bendahara oleh narasumber Kepala Seksi Vera KI Bapak Royke Sumampouw dibantu Bapak Plato Manik, staf Seksi Vera KI selaku moderator. Pada sesi ini dipaparkan secara detil kinerja satker dalam penyampaian LPJ pada periode tahun 2015 dan triwulan I tahun 2016. Tingkat kepatuhan yang masih  sangat  rendah terlihat pada tahun 2015 maupun tahun 2016, baik dari sisi ketepatan waktu penyampaian LPJ Bendahara maupun keakuratan data dalam formulir LPJ Bendahara yang disampaikan ke KPPN Bitung. Diharapkan setelah mengikuti Bimtek ini para Bendahara Satker lebih mematuhi penyampaian LPJ secara tepat waktu dan akurat.  Kepada para Bendahara satker diberikan penjelasan bahwa apabila sampai dengan tanggal 10 bulan berikutnya belum menyampaikan LPJ Bendahara ke KPPN maka akan diberikan sanksi teguran yang dapat berakibat pada penundaan pengajuan/penerbitan SP2D oleh KPPN.

 

Pada setiap sesi acara penyampaian materi Sosialisasi/Bimtek dilanjutkan dengan tanya jawab secara interaktif antara narasumber dan peserta sehingga diharapkan KPPN mampu membantu mengatasi kendala dan hambatan yang ditemui di satker dalam proses pelaksanaan anggaran maupun pertanggungjawaban anggaran.  Acara yang dibuka secara resmi dengan sambutan pengantar Kepala KPPN Bitung Bapak Eko Permono Adi pada pukul 08.30 wita, dapat berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Diharapkan setelah mengikuti Bimtek ini, pada Bendahara Satker mampu meningkatkan kinerja penyerapan anggaran, perencanaan kas serta pertanggungjawaban anggaran lebih baik lagi daripada periode sebelumnya. Kegiatan ini ditutup secara resmi pada pukul 12.50 wita oleh Kepala Subbagian Umum Bapak Irawan Tri Nugroho.      

 

 

Pin It

Cetak Email