Costumer Service Reach Without Touch (Criwit)

Sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada mitra kerja, yakni satuan kerja pengguna dana APBN dalam wilayah Kota Bitung, Kab. Minahasa Utara, dan Kab. Kepulauan Talaud, KPPN Bitung menciptakan inovasi baru untuk memberikan pelayanan bagi satuan kerja yang mengalami hambatan pengoperasian aplikasi. Inovasi yang sudah dilakukan soft lounching pada acara Sosialisasi Langkah-Langkah Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2017 tersebut diberi nama "Criwit" yang merupakan akronim dari "Costumer Service Reach Without Touch".

Munculnya ide "Criwit" ini berangkat dari kondisi pelayanan terhadap penyelesaian trouble aplikasi dimana satker (terutama yang lokasinya jauh) hanya bisa berkonsultasi melalui telepon atau WA group yang kadangkala permasalahannya tidak bisa terselesaikan karena memerlukan penelitian lebih mendalam dari Petugas CSO. Langkah terakhir apabila konsultasi melalui telepon belum menyelesaikan masalah, dilakukan pengiriman backup data melalui email yang kemudian dilakukan peneltian dan penyelesaian trouble oleh CSO. Setelah trouble aplikasi bisa diselesaikan, backup data dikirim kembali ke satker malalui email untuk di-restore kembali ke desktop satker. Namun demikian, sering permasalahan trouble aplikasi masih belum terselesaikan dengan cara konvensional tersebut, karena sering yang menjadi penyebab trouble aplikasi tersebut adalah kondisi dalam laptop/komputer desktop itu sendiri, sehingga memerlukan langkah perbaikan yang lebih mendalam terhadap komputer/laptop satker.

Mengatasi kendala-kendala tersebut, Petugas Supervisor KPPN Bitung, Sdr. Roby Nugroho, mencetuskan ide untuk bisa melakukan perbaikan aplikasi satker dari jarak jauh dengan menggunakan jaringan internet. Inovasi pelayanan tersebut diberi nama "Criwit" atau kepanjangan dari "Costumer Service Reach Without Touch". Cara kerja Criwit adalah :

  1. Proses konsultasi aplikasi dan peraturan dapat dilakukan melalui telepon dan internet.
  2. Konsultasi aplikasi yang membutuhkan panduan dapat dibantu petugas CSO melalui telepon.
  3. Apabila masih terkendala, petugas CSO dapat mengkoneksi komputer satker melalui aplikasi “Criwit” dengan syarat komputer satker sudah terinstal aplikasi tersebut dan terkoneksi dengan internet.
  4. Dengan bantuan aplikasi tersebut, petugas CSO melakukan remote desktop terhadap komputer/laptop satker terhadap aplikasi yang bermasalah.
  5. Satuan kerja dapat memberikan feed back terhadap layanan yang diberikan oleh CSO/TMR secara online pada website KPPN Bitung sebagai bahan laporan TMR dan input untuk Frequently Asked Question (FAQ) untuk pembelajaran bagi satker lain yang mengalami masalah yang sama.
  6. Laporan TMR dapat diunduh pada website KPPN Bitung.

Dengan adanya Criwit, diharapkan pelayanan CSO dalam menyelesaikan trouble aplikasi dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan lebih cepat. Disamping itu, layanan Criwit dapat menghemat biaya perjalanan dinas untuk konsultasi ke KPPN.

Bravo KPPN Bitung. 

Pin It

Cetak Email